Rabu, 12 Maret 2014

KUMPULAN KATA-KATA BIJAK PILIHAN


Ketika seseorang berusaha menjauhi hidupmu, biarkanlah. Kepergian dia hanya membuka pintu bagi seseorang yang lebih baik tuk masuk.
Kadang masalah adalah sahabat terbaikmu. Mereka buatmu jadi lebih kuat, dan buatmu menempatkan Tuhan di sisimu yang paling dekat.  
Jangan yakinkan diri bahwa dia menyukaimu, hanya karena dia bersikap manis padamu. Kadang kamu hanya sebuah pilihan ketika dia bosan.
Jangan pernah meremehkan diri sendiri. Jika kamu tak bahagia dengan hidupmu, perbaiki apa yang salah, dan teruslah melangkah.
Jangan membenci mereka yang mengatakan hal buruk tuk menjatuhkanmu, karena merekalah yang buatmu semakin kuat setiap hari.
Terkadang, kamu berpikir seseorang telah berubah tanpa kamu menyadari hal itu terjadi karena dia mulai bersikap dewasa.
Sesuatu yang menyenangkan bagaimana seseorang mampu membuatmu tersenyum, hanya dengan memikirkan dirinya. Happy
Jadi dirimu sendiri agar ketika seseorang mencintai, kamu tak perlu takut jika dia akan temukan dirimu bukan orang yang ingin dia cintai.
Perasaan yang paling berbahaya adalah iri, karena iri hati melahirkan kebencian dan kebencian akan membunuhmu perlahan.
Tak peduli seperti apa hidupmu, kamu selalu punya pilihan untuk melihat dari sisi baiknya atau sisi buruknya.
Hanya karena seseorang terlihat kuat di hadapanmu, tak berarti dia bisa begitu kuat ketika tanpamu.
Jangan selalu katakan "masih ada waktu" atau "nanti saja". Lakukan segera, gunakan waktumu dengan bijak.
Hidup terlalu singkat jika hanya menyesal. Hidup hanya sekali, namun jika digunakan dengan baik, sekali saja cukup!
Hidup ini bukan hanya mencari yang terbaik, namun lebih kepada menerima kenyataan bahwa kamu adalah kamu. Jadi dirimu sendiri.
Orang yang bijak adalah yang tahu siapa yang harus dia percaya. Orang yang lebih bijak adalah dia yang selalu bisa dipercaya.
Sadarilah, mengeluh tidak menyelesaikan apapun. Mengeluh hanya akan menambah beban dihati. Berhentilah mengeluh, segera bertindak!
Jangan jadikan kegagalan kemarin sebagai penghambat hari ini. Semangat untuk membuat hari esok lebih baik, melalui hari ini.
Perbuatan adalah cerminan isi hati. Jika hati dipenuhi kebaikan, maka sikap dan tindakan akan baik, pun sebaliknya.
Orang yang malas telah membuang kesempatan yang diberikan Tuhan, padahal Tuhan tidak pernah menciptakan sesuatu dengan sia-sia.
Jangan nilai orang dari masa lalunya karena kita semua sudah tidak hidup di sana. Semua orang bisa berubah, biarkan mereka membuktikannya.
Jadikan kepandaian sebagai kebahagiaan bersama, sehingga mampu meningkatkan rasa ikhlas tuk bersyukur atas kesuksesan.
Kadang kamu harus buat keputusan tuk mengalah, atau kamu akan kehilangan dia yang kamu cinta hanya karena kamu keras kepala.
Dalam cinta, ketika ada yang berbeda, jangan mencari siapa yang salah, karena kamu dan dia adalah tim yang sama dengan tujuan yang sama.
Orang yang bisa mengendalikan emosinya adalah pemenang hidup sejati.
Jika bertanya, jangan mendiktekan jawabannya, agar informasi baru bisa bertamu.
Sebenarnya tantangannya bukan me-manage waktu tapi me-manage diri kita sendiri.
Anda mengetahui apa yang sharusnya tidak dilakukan ketika Anda "gagal". Jadi Anda menciptakan pengetahuan baru dan itu bukan kegagalan.
Lebih mudah melakukan sesuatu dengan benar daripada menjelaskan mengapa Anda tidak melakukannya dengan benar.
Seringkali kamu ragu untuk mengucapkan apa yang ada dihatimu karena kamu tidak yakin dia akan mendengarkanmu.
Yang penting itu bukan apa yang kita ketahui tapi apa yang kita bersedia pelajari.
Jgn menyerang orang karena iri ; dengki agar relasi dan rejeki terus bersemi dalam hidup ini.
Pria, Jika wanita marah, ajaklah dia berbelanja atau ke salon. Niscaya amarahnya langsung hilang.
Meski disakiti berkali-kali, wanita bijak tetap bisa memafkan dan semakin tegar seperti batu karang.
Makanan enak yang ditawarkan ke pria yang sedang marah, akan memedam amarahnya.
Menangis mungkin bukan solusi tapi terkadang dapat menjadi obat penenang.
Wanita bijak seperti angsa diatas air. Anggun namun tetap bekerja. Tetap tegar meski terluka.
Jangan pikirkan kegagalan kemarin, hari ini sudah lain, sukses pasti diraih selama semangat masih menyengat.
Marilah kita membaikkan diri, sebelum menyesal pun tidak ada gunanya.
Wahai Yang Maha Lembut,manjakanlah hatiku yang sendiri ini, bahagiakanlah aku dalam pernikahan yang penuh cinta, yang mesra, yang setia.
Wahai Yang Maha Cinta, sandingkanlah aku dengan jiwa pilihan-Mu, yang karena kebaikanku - baikkanlah ia, tapi jika ia lebih baik - baikkanlah aku.

Bukan kemiskinan yang merendahkan, tapi hati yang menistai kebaikannya sendiri.

Kejurda Balap Motor IMI Jatim 2014 Ponorogo : Bukan Balas Dendam Tapi Faktor Alam


Kejurda 2OtomotifZone.com – Ponorogo. Seri Kejurda Balap motor versi IMI Jatim akhirnya digelar juga minggu kemarin (9/3) di alun – alun kota Ponorogo Jawatimur. Meskipun jadwal berbenturan dengan Kejurnas Motorprix seri 1 di Sentul tetapi tetap diminati para pembalap lokal Jatim dari barat sampai timur. Buktinya tak kurang dari 300 starter ikut ambil bagian di 12 kelas yang dilombakan. Pesta balap motor khusus pembalap Jawatimur ini di katagori Seeded memang tak harus diikuti para pembalap region lain, disini benar – benar pembalap Jatim murni baik yang berusia muda maupun pembalap Senior para mantan atlet PON lalu seperti Nur Iwan dan Dwi Cahyono. “ Bukan kita tidak mau merubah jadwal Kejurda ini supaya tidak berbenturan dengan kejurnas di Sentul, peraturan memang tidak diperbolehkan karena dalam satu region 2, tetapi sebenarnya jadwal ini harus digelar tanggal 23 Pebruari lalu, tetapi karena usai bencana alam Erupsi Gunung Kelud kondisi sirkuit di tengah kota Ponorogo masih dipenuhi debu Vulkanik dan ijin dari kepolisian setempat dicabut karena usai bencana alam tadi “ terang Agung Y.Siswanto pimpinan Lomba kejurda Balap motor IMI Jatim.
Kejurda 3Praktek dilapangan memang sering kali tak selaras dengan apa yang tertulis di konsep peraturan buku. Dan jika gelaran Kejurda Balap motor seri awal ini akan diundur lagi maka seminggu kemudian sudah memasuki masa kampanye Pemilu 2014 hingga awal bulan April 2014. Sedangkan jadwal Seri kejurda ini bakal akan digelar selama tujuh seri dan rencana berakhir di seri ke tujuh di bulan oktober di Banyuwangi. Terus terang di beberapa kelaran kejurnas yang digelar di Jawatimur selalu berbenturan dengan daerah lain, sebagai contoh seri kejurnas Dragbike seri awal kemarin di kota Pasuruan dimana didaerah lain juga sama menggelar acara serupa bersifat terbuka. “ Bukan kita akan balas dendam, tetapi memang di Kejurda balap motor ini faktor alam menentukan, jadi bagi para pembalap lokal Jatim yang ikut di kejurnas balap motor di Sentul bisa ikut diseri selanjutnya meski memang standing poin tetap ditentukan sejak seri awal “ lanjut Agung.
Ipung Kancil dan Faisal Sidoel masih andalan Kejurda Jatim
Ipung Kancil dan Faisal Sidoel masih andalan Kejurda Jatim J
Di Mp1 dan Mp2 nama Ipung Kancil seolah meroket setelah dengan telak menjuarai di katagori seeded ini. Ipung yang kini perkuat tim Aurora AMRF memang bukan terikat kontrak resmi selama 1 tahun ini, namun pembalap asal Pamekasan ini mampu meninggal jauh para pembalap rival termasukJuni AS Privatter Khevalindo, Dwi Cahyono dan Nur Iwan dari tim JRA Group Indonesia Jatim Racing Team. Diatas kertas Ipunk diuntungkan kondisi fisik juga ditunjang motor kencang garapan B-Gage Ponorogo di Mp1, Mp2 dan Mp7.
Sedangkan nama Wawan Welo yang tidak asing lagi bersaing ketat dengan Sakti Andre dari Blitar. Wawan mantan pembalap Honda yang kini pakai Jupiter Lamongan tersebut serasa tanpa tanding, karena wawan juga ditopang bobot ringan dan penguasaan Rolling speed mantab dia tercepat di Mp3. Namun di Mp5 dan Mp6 Wawan kena Diskualifikasi oleh Juri Skrutiinering, meski posisi wawan terdepan di kelas pemula B ini motor Jupiter Wawan tidak memakai ban IRC yang diwajibkan di Kejurda balap motor IMI Jatim. “ Sejak Semula sudah diperingatkan, meski motor Wawan juara 1 semua tetapi tidak pakai IRC maka itu menyalahi peraturan skrutinering “ terang Arifin Juri Skrutinering Kejurda.
Penulis : Diki | Foto : Diki

Tahun 2018, Yamaha Indonesia Kirim Pembalap ke MotoGP



Launching Yamaha Racing Team Indonesia 2014
Launching Yamaha Racing Team Indonesia 2014
OtomotifZone.com – Jakarta. Dimulai pada tahun 2014 hingga 2018, Yamaha memiliki konsep dengan rencana jangka panjang 5 tahun menuju balap internasional MotoGP.
Jenjang pertama di 2014, pembalap Yamaha akan dikirimkan ke IRS / Kejurnas Supersport & Suzuka 4 Hours (Focus R Series Race). Pada 2015 akan bersaing di AARC (Asia Road Racing Championship).
Kemudian 2016 di All Japan Championship atau Spain Championsip, selanjutnya mengikuti All Japan Championship atau Spain Championsip (2017). Setelah 2017, di 2018  akan berjuang di Yamaha Team Racing di Moto2.
Agenda rencana jangka panjang ini menekankan pada konsistensi dan proses untuk mencapai tujuan strategi Yamaha, karena dengan begini prestasi akan mengikuti. Jadi bukan proses instant, cepat tapi hasilnya kurang memuaskan.
YRT Indonesia pun tidak buru-buru ke level dunia MotoGP meskipun pintu sudah dibuka oleh Yamaha MotoGP. Karena ingin mengasah kemampuan pembalap dan mekanik dulu sehingga pada saatnya sudah benar-benar siap dengan mental yang profesional.
Penulis : Indra Gunawan | Foto : Yamaha

Rabu, 05 Maret 2014

Drag Bike Pasuruan : Kejurnas Rasa Kejurda


OtomotifZone.com – Pasuruan. Untuk yang kesekian kalinya ajang Kejurnas Dragbike region 2 Jawa bak simpul benang kusut. Lagi – lagi titel Kejurnas tak lagi menjadi pilihan para pembalap nasional. Ini terjadi minggu (2/3)  kemarin di Kejurnas Dragbike seri 1 dikota Pasuruan Jawatimur. Hal ini mengulangi gelaran tahun lalu yang sempat menjadi polemik serius.Padahal bagi promoter, nama Kejurnas itu sudah barang tentu segala sesuatunya lebih mahal ketimbang kejurda atau open championship. Restribusi untuk ijin ke PP IMIpun tak murah, imbalannya para pembalap luar Jatim enggan datang Apa sebenarnya yang menjadikan Dragbike sulit di kejurnaskan. Atau para dragster lebih tertarik mengikuti event diluar kejurnas dan mencari hadiah totalnya menjanjikan. “ Itu hanya soal etika saja, Jika peraturan dibuku memang tidak boleh bahwa Kejurnas harus berbenturan dengan kejuaraan lain serupa dalam satu region. Sekarang tergantung para promotor di pengprov masing – masing bagaimana menyikapinya, padahal jadwal kejurnas sudah sedemikian rupa diatur agar tak berbenturan “ Jelas Nugroho Wijayanto Juri lomba utusan PP IMI.
Jawatimur sendiri tahun ini dapat jatah seri kejurnas dragbike sebanyak dua kali yang seri selanjutnya bakal digelar bulan April usai pemilu. Lantas apa bedanya kejuaraan nasional dan kejuaraan terbuka, mana lebih menarik bagi para pembalap untuk meniti karier. “ Kalau dulu masih promotor kejurnas dari pusat jarang ada lomba yang sama didaerah lain dan ini pembalap harus ikut kejuaraan itu kenapa sekarang seperti ini “ kata Ricko Bocel dragster nasional asal Surabaya. Sisi perbedaan yang bisa dilihat kasap mata adalah Kejurnas selalu ada utusan Juri dari PP IMI, meskipun utusan ini boleh dari daerah tersebut asal punya Lisensi Juri Nasional.
Sebaliknya  persiapan dari tim balap sendiri sudah tidak ada bedanya mengikuti Kejurnas,Kejurda atau Kejuaraan terbuka. Tengok paddock di tim balap Jawatimuran, meskipun tidak ada aturan yang baku syarat mengikuti kejurnas tetapi semua motor yang ikut sama persis dengan yang dipakai di kejuaraan terbuka biasa. “ kalau saya sejak berangkat sudah saya persiapkan motor untuk kelas kejurnas, yakni ganti blok baru, stang piston baru dan setting ulang pengapian di kelas 2 tak tune up 130 cc yang biasanya di kejurnaskan “ kata Ko Sinchan tuner tim B-Joss.
Persiapan bagi pembalap sendiri juga tidak ada bedanya, jika di kejuaraan terbuka berskala nasional para pembalap diwajibkan pakai racing suit (ware pack) namun di kejurda seri 1 kemarin para pembalap yang pakai bisa dihitung jari. Dan ini cukup beralasan karena pembalap bebas tanpa peringatan jika hanya pakai Jersey untuk balap dengan alas an ga ribet dan ringan dipakai.
Dragster Tony Cupang sendiri di seri awal kejurnas malah dilepas tim induk Kolor Ijo dan bebas di’pakai’ tim lain asal kelasnya tidak berbenturan. “ Ini karena Bos Kolor Ijo sedang persiapkan pilihan legislative tahun ini, untuk sementara absen semuanya termasuk motor-motor andalan “ kata Tony.
penulis & foto : diki

Mencapai Mimpi Prestasi di Balap Nasional dan Internasional


OtomotifZone.com – Jakarta. Untuk musim balap 2014 di tingkat nasional, PT Astra Honda Motor (AHM) menurunkan 18 tim balap di ajang Motoprix, 5 tim balap di Indoprix, 18 pembalap di One Make Race (OMR) 150cc Indospeed Race Series (IRS), 20 pembalap di OMR 250cc IRS, 3 tim balap di Kejurnas 600cc IRS.
Sementara di tingkat internasional, AHM mendukung 2 pebalap muda Indonesia di kejuaraan Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas supersport 600cc, 2 pebalap di Asia Dream Cup (ADC), 2 pebalap di Suzuka 4 Hours Endurance, dan 1 pebalap dalam All Japan Championship dan Spanish Championship.
AHM membuka OMR kelas 150cc dan 250cc sebagai salah satu ajang seleksi untuk pebalap muda Honda untuk dapat naik ke level lebih tinggi. AHM menyediakan 18 unit Honda CB150R StreetFire untuk OMR 150cc dan 20 unit Honda CBR250R untuk kelas OMR 250cc. Pebalap yang berprestasi dalam OMR tersebut berkesempatan untuk bertanding dalam Asia Dream Cup dengan persyaratan umur dibawah 20 tahun.
Honda Racing Championship (HRC) nasional akan diadakan di 8 lokasi, yaitu Tangerang, Purwokerto, Medan, Banjarbaru, Makassar, Malang, Purwokerto dan Semarang. Sementara HRC regional tahun ini akan diselenggarakan di 3 lokasi, yaitu Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Barat.
Selain itu, AHM terus melanjutkan komitmennya membina pembalap muda melalui Honda Racing School yang menggunakan motor sport Honda CB150R StreetFire serta mengadakan Honda Technical Racing Training bersama tim-tim lokal.
“Kami berharap dalam waktu dekat Indonesia akan memiliki pebalap berprestasi yang bertanding di balapan tingkat dunia. Semoga semangat Satu Hati atau One Heart terus menjiwai setiap upaya mewujudkan mimpi, termasuk di dunia balap sampai ke level tertinggi,” papar AHM Margono Tanuwijaya, Direktur Pemasaran PT AHM.
Penulis : Andi | Foto : Dok OZ