Senin, 27 Januari 2014

RPM Road Race 2014

Pertarungan Sengit Para Pembalap di RPM Road Race 2014

OtomotifZone.com – Medan. Cuaca Sirkuit IMI SUMUT Pancing medan menjadi saksi dimulainya ajang balapan pertama di SUMUT dengan menggelar event bertajuk RPM Road Race Launching 2014.
Pada kesempatan ini seluruh pembalap yang bergabung dalam team RPM Management berusaha untuk tampil terbaik. Terbukti dengan persaingan panas yang ditampilkan di setiap lintasan sirkuit.
Mereka berupaya menampilkan balapan terbaiknya untuk menghibur para pengunjung yang datang ke sirkuit. Tetapi disisi lain pembala lain yang juga mengikuti balapan ini tidak tinggal diam. Terbukti niat team Yamaha RPM untuk sapu bersih podium kelas seeded diruntuhkan oleh M. Ikram yang bisa merangsek masuk kedalam gerombolan para pembalap Yamaha RPM. Ikram sukses berada di podium kedua pada kelas MP1 dan podium keempat pada kelas MP2.
Reza Fahlevi yang sukses menjadi juara umum untuk kategori seeded juga harus bekerja ekstra keras. Gempuran yang diberikan oleh rekan – rekan satu team di RPM dan juga pembalap lainnya sangat membuat pembalap ini kelelahan untuk dapat berhasil menjadi juara umum.
Para pembalap dari team Yamaha RPM juga sukses menampilkan permainan yang all out, tidak pandang rekan satu team pun harus disalip setiap kesempatan. Terbukti dengan beberapa kejadian pada saat dimulainya moto 1 untuk kelas MP1, aksi overtake antara Agus setyawan dan Reza Fahlevi sangat membuat penonton terhibur. Pada akhirnya Reza Fahlevi harus mengakui keunggulan dari Agus Setyawan yang notabene merupakan pemenang Grand Final Motoprix 2013.
Di kelas MP2 hal yang sama juga terjadi persaingan antar kedua pembalap juga kembali berlangsung. Tetap hasilnya Reza Fahlevi harus mengakui keunggulan Agus Setyawan. Tetapi hal yang berbeda ditampilkan Reza Fahlevi pada moto 2 untuk kelas MP1, dimana pembalap ini sukses mengungguli rekan – rekannya. Pembalap dibelakangnya Yoga Adi juga tidak dapat berbuat banyak untuk dapat melampaui Reza Fahlevi, karena Yoga Adi juga diberikan tekanan keras oleh pembalap dibelakangnya, Ikram.
Persaingan di moto 2 kelas MP2, Reza Fahlevi yang sudah paham betul akan kondisi sirkuit ditambah lagi dengan kemampuan motor yang sangat mumpuni, dia berhasil meninggalkan para pembalap lainnya. Tetapi pada moto 2 ini persaingan fanstastis berhasil ditunjukkan oleh kedua pembalap yakni Zefri Hadi dan Yoga Adi. Kedua pembalap saling menunjukkan kemampuan balapnya dan mereka juga terhitung beberapa kali terlibat saling senggol walaupun dalam konteks yang masih sportif, persaingan mereka berlangsung hingga garis finish. Akhirnya Yoga Adi akhirnya sukses finish di posisi kedua disusul oleh Zefri Hadi di posisi ketiga.
Sementara di kelas pemula persaingan fantastis dari dua nama pembalap, Sandy Tito dan Agus Setiawan. Mereka saling bertukar posisi untuk kelas MP3 dan MP4. Kedua pembalap juga mempertunjukkan aksi saling overtake dilintasan dari para senior – seniornya di seeded. Sandy Tito berhasil menjadi juara umum untuk kategori pemula.
Aksi yang cukup fantastis memang terwujud dalam rangkaian event awal tahun ini. Aura rasa persaigan dari para pembalap – pembalap Jawa yang diturunkan langsung oleh Yamaha RPM sangat membuat event ini semakin seru. Semoga kedepan dapat menampilkan event seru lainnya.
Penulis : Devid | Foto : Devid

Senin, 13 Januari 2014

Sekolah Balap Lanay Jaya Racing School, Pengajarannya Lebih Fokus Angkat Putera Daerah

Penulis : Niko
Foto : Istimewa

Siswa lewat program Pemkab Kutai Barat
Lanay Jaya Racing School (LJRS) punya visi ke depan yang realistis. LJRS diharapkan jadi sekolah balap yang mengangkat putra daerah bisa diperhitungkan di balapan nasional.
Tahun ini jadi gelombang pertama, LJRS menerima siswa. Sekitar 60 siswa asli dari Kutai Barat yang mendaftar LJRS.
“Awalnya kerja sama dengan Pemkab Kutai Barat. Ke-60 siswa itu enggak bayar. 60 siswa dibagi tiga gelombang. Masing-masing gelombang 20 siswa. Lamanya waktu belajar tiap gelombang dua minggu,” kata Ekti Imanuel, pemilik LJRS, yang juga asli Kutai Barat, Kalimantan Timur.
Memang, LJRS jadi sekolah balap yang jauh dari keramaian kota. Sirkuit dan asrama jadi satu area di Jl. Mapan-Lingkar Bigung, Kutai Barat, Kaltim. Luas area kawasan sirkuit 10 hektar. Panjang sirkuit 1,3 km. Ada juga lahan untuk berlatih grasstrack.
Dari Samarinda, kota provinsi Kalimantan Timur, butuh perjalanan darat 12 jam ke Kutai Barat. Tapi, jarak tempuh bisa dipangkas jauh dengan naik pesawat jadi 30 menit dari bandara Balikpapan.
Meski begitu, LJRS jadi sekolah balap road race yang pertama punya fasilitas sirkuit permanen. Di area trek menyatu dengan mess siswa dan ruangan gym.
Siswa mengurus motor yang disediakan LJRS
Tahun depan LJRS baru masuk ke tahap profesional alias siswa yang mendaftar dikenakan biaya. “Sudah ada 20 yang mau daftar. Rata-rata dari Kutai Barat. Tujuan saya bisa tercapai untuk memberikan kesempatan pembalap lokal memperkenalkan balap lewat sekolah,” urai Ekti yang juga owner tim Lanay Jaya Racing Team.
LJRS dilatih langsung Rafid Poppy Sugiarto, yang pernah mencicipi dua kali juara nasional Underbone 115 cc. “Materinya lebih banyak langsung latihan di sirkuit. Dasar latihan balap butuh kelihaian saat balapan. Artinya, teknik dan skill balap dulu penekanannya setelah itu baru fisik sebagai pendukung,” urai kakak kandung dari rider Moto2, Rafid Topan Sucipto.
Dalam sehari program LJRS 5-6 jam langsung latihan di sirkuit. Satu sampai 2 jam latihan fisik.
“Motor road race disediakan 8 unit. Untuk latihan grasstrack ada 5 unit motor. Jangan lupa selama siswa wajib tinggal di mess. Jam 6 sore siswa enggak bisa keluar mess karena gerbang sirkuit sudah saya kunci. Jadi bersiap diri untuk disiplin ketat,” kata Poppy.
Hasil dari pengamatan Poppy dari siswa gelombang awal, rider lokal bisa diangkat. “Fisik mereka bagus. Sema- ngatnya pun tinggi. Target saya dalam 10 hari bagaimana siswa sudah punya kemampuan dan mental yang sanggup tempur di balapan sesungguhnya,” tutup Poppy.
Pastinya sirkuit permanen yang ada di Indonesia juga bisa bikin seperti LJRS. Asal ada keseriusan. (www.motorplus-online.com)